Celebrating 70 years

Dadang Rahmat Hidayat

This element requires Adobe Flash Player 9.0.115 (or higher). We've detected that you don't have the player or your player is out of date. You can download & update your player at www.adobe.com.

Kalau dulu saya lebih banyaknya mendengar beritanya saja. Kebetulan kakak saya itu punya radio Tenz, saya masih ingat itu. Radio Tenz-nya besar sekali. Yang didengar ya satu-satunya Radio Australi.

Karena waktu itu kakak saya sudah kuliah, sekali lagi mungkin pada saat itu jalur informasi begitu terbatas dan kebetulan saya yang satu kamar dengan kakak saya, saya dengarkan Radio Australi itu dari radio itu. Dan kebanyakannya berita.

Sejak pass SMP, kebetulan sya sudah berbeda dengan kakak saya, sejak itu pula saya tidak mendengarkan  Radio Australia, sampai baru kemudian, yaitu Mang Hidayat dengan teman-teman di Radio Mara, jadi dengar lagi. Jadi barangkali itulah mungkin karena kesibukan-kesibukan saya juga, atau mungkin karena telah kuliah pun mendapatkan informasi dari mana-mana menjadi relative gampang, yang tadi saya katakan bahwa informasi di Radio Australia itu tidak mempunyai signifikan lagi bagi saya. Jadi bisa diterima atau mendapatkan dari mana-mana.

About the author

Ketua KPID Jawa Barat

Leave a Reply