Celebrating 70 years

Leo Umbiri

This element requires Adobe Flash Player 9.0.115 (or higher). We've detected that you don't have the player or your player is out of date. You can download & update your player at www.adobe.com.

Pada era Orde Baru dimana kami begitu tertekan, tidak ada kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat.

Setiap kali, pandangan kami yang kami sampaikan itu, berbuntut pada adanya pelanggaran HAM.

Jadi karena itu kita berharap bahwa ada orang lain yang terus bersuara.

Ketidak-percayaan mereka terhadap proses-proses yang berlangsung lama dalam negara ini, sehingga orang lebih cenderung percaya pada media-media di luar.

Itu juga sebagian dari intervensi yang sangat kuat terhadap media-media di dalam negeri.

Karena itu orang lebih cenderung  untuk mendengar pada radio-radio di luar negeri, yang mereka rasa jauh lebih independen dan memberikan, menyuarakan aspirasi mereka, pikiran dan pandangan mereka.

Yang saya tahu kalau ada informasi tentang Papua yang disampaikan oleh ABC, BBC atau Suara Amerika, itu pasti tersebar cepat sekali melaui  SMS-SMS ke semua teman-teman.

Pada suatu kali saya dapat satu SMS yang bunyinya begini: ‘ Informasi Radio Australia- ABC, persoalan Papua Barat akan dibahas dalam sidang umum PBB pada tanggal 26 September  2009.

Orang engga tahu itu benar atau tidak informasi itu, orang juga mungkin tidak dengar dari ABC, tapi tiba-tiba informasi itu menyebar  luas sekali.

Saya Leo Umbiri mengucapkan selamat , Bravo,  untuk Radio Australia.

About the author

Sekretaris Umum Dewan Papua

One Response to “Leo Umbiri”

  1. Mansar Kumeser says:

    Apa yang di sampaikan tuan Leo Imbiri itu benar sekali, Kalau bisalah kebebasan media di indonesia itu harus ada di era orde baru.

Leave a Reply